Salah satu keunggulan Haji Plus adalah waktu tunggu yang lebih singkat, biasanya sekitar 5–7 tahun, daripada Haji Reguler yang bisa mencapai 20–30 tahun. Namun, biaya yang harus dikeluarkan untuk Haji Plus jauh lebih tinggi, termasuk setoran awal Haji Plus yang harus dibayarkan saat pendaftaran.
Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang setoran awal Haji Plus, disini Anda akan mendapatkan informasi penting mengenai besaran biaya, cara pembayaran, serta tips memilih perusahaan travel haji plus terbaik di Jakarta yang aman dan terpercaya.
Pahami Tentang Setoran Awal Haji Plus
Setoran awal Haji Plus adalah pembayaran pertama yang harus calon jamaah lakukan untuk mendapatkan nomor porsi keberangkatan. Tanpa setoran awal, calon jamaah tidak bisa masuk dalam daftar antrean keberangkatan Haji Plus yang memiliki kuota terbatas.
Besaran setoran awal Haji Plus telah pemerintah tetapk melalui Kementerian Agama. Saat ini, setoran awal berkisar USD 5.000–7.000 atau sekitar Rp75–110 juta tergantung nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Meskipun setoran awal Haji Plus cukup besar, perlu Anda ketahui bahwa total biaya Haji Plus bisa mencapai USD 10.000–15.000 atau sekitar Rp160–250 juta. Biaya ini sudah termasuk akomodasi, transportasi, konsumsi, dan layanan bimbingan selama perjalanan haji.
Cara Melakukan Setoran Awal Haji Plus
Untuk bisa mendapatkan nomor porsi Haji Plus, ada beberapa langkah yang harus dilakukan:
1. Memilih Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang Resmi
Karena Haji Plus tidak langsung pemerintah kelola, calon jamaah harus mendaftar melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang telah mendapatkan izin resmi dari Kementerian Agama RI. Penting untuk memilih PIHK yang memiliki reputasi baik dan layanan yang jelas.
2. Membayar Setoran Awal Haji Plus
Setoran awal Haji Plus harus Anda bayarkan melalui bank yang Kementerian Agama tunjuk. Setelah pembayaran Anda lakukan, calon jamaah akan mendapatkan nomor porsi haji, yang menjadi bukti bahwa mereka telah resmi masuk dalam daftar antrean keberangkatan.
3. Melengkapi Persyaratan Administrasi
Selain membayar setoran awal, calon jamaah juga harus melengkapi beberapa dokumen penting, seperti:
- Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga
- Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan sebelum keberangkatan
- Pas foto dengan latar belakang putih sesuai ketentuan haji
- Surat keterangan sehat dari dokter
Dokumen ini harus Anda serahkan ke PIHK yang Anda pilih untuk memastikan kelancaran proses pendaftaran.
Keuntungan dan Kekurangan Haji Plus
Haji Plus memiliki banyak keunggulan daripada dengan Haji Reguler. Salah satu yang paling utama adalah waktu tunggu yang jauh lebih singkat. Jika Haji Reguler memiliki daftar tunggu hingga 20–30 tahun, maka dengan membayar setoran awal Haji Plus, calon jamaah hanya perlu menunggu sekitar 5–7 tahun sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Selain itu, Haji Plus juga menawarkan fasilitas yang lebih baik, seperti penginapan di hotel berbintang, transportasi yang nyaman, serta bimbingan ibadah yang lebih intensif.
Jamaah juga akan mendapatkan konsumsi dengan menu yang lebih bervariasi, sehingga pengalaman berhaji menjadi lebih nyaman.
Namun, kekurangan utama dari Haji Plus adalah biayanya yang jauh lebih mahal. Jika Haji Reguler membutuhkan sekitar Rp50–60 juta, maka total biaya Haji Plus bisa mencapai Rp160–250 juta.
Oleh karena itu, calon jamaah harus mempersiapkan keuangan dengan baik sebelum mendaftar.
Tips Memilih Penyelenggara Haji Plus yang Terpercaya
Karena banyaknya biro perjalanan yang menawarkan layanan itinerary umroh plus Turki, calon jamaah harus berhati-hati agar tidak terjebak dalam penipuan. Berikut beberapa tips untuk memilih PIHK yang aman dan terpercaya:
1. Pastikan Legalitasnya
Sebelum membayar setoran awal Haji Plus, pastikan bahwa PIHK yang dipilih memiliki izin resmi dari Kementerian Agama. Anda bisa mengecek daftar PIHK resmi melalui situs web Kemenag untuk memastikan bahwa biro perjalanan tersebut benar-benar terdaftar.
2. Periksa Rekam Jejak dan Testimoni Jamaah Sebelumnya
Cari tahu pengalaman jamaah yang pernah menggunakan jasa PIHK tersebut. Jika ada banyak keluhan terkait keterlambatan keberangkatan atau layanan yang tidak sesuai dengan janji, sebaiknya cari alternatif lain yang lebih terpercaya.
3. Waspada Terhadap Harga yang Terlalu Murah
Biaya Haji Plus sudah memiliki standar tertentu, sehingga jika ada biro perjalanan yang menawarkan harga jauh lebih murah dari pasaran, Anda harus waspada. Bisa jadi itu adalah modus penipuan atau program haji yang tidak memiliki kejelasan.
4. Tanyakan Detail Biaya Secara Transparan
Sebelum membayar setoran awal, pastikan Anda mendapatkan rincian biaya secara jelas, termasuk fasilitas apa saja yang akan didapatkan. Hindari PIHK yang tidak transparan dalam memberikan informasi terkait biaya tambahan atau layanan yang disediakan.
Setoran awal Haji Plus adalah langkah pertama yang harus calon jamaah lakukan untuk mendapatkan nomor porsi dan masuk dalam antrean keberangkatan. Besaran setoran awal saat ini berkisar USD 5.000–7.000 atau sekitar Rp75–110 juta, tergantung kurs rupiah terhadap dolar AS.
Meskipun biayanya lebih mahal daripada Haji Reguler, Haji Plus menawarkan berbagai keunggulan, seperti waktu tunggu yang lebih singkat, fasilitas lebih nyaman, dan bimbingan ibadah yang lebih intensif.
Namun, calon jamaah harus berhati-hati dalam memilih Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) agar tidak terjebak dalam penipuan.
Apabila Anda melakukan persiapan yang matang, baik dari segi keuangan maupun administrasi, perjalanan haji bisa berjalan dengan lancar dan nyaman.
Apabila Anda ingin merasa tenang dan nyaman menjalankan ibadah haji Anda bisa memilih Dwins Travel karena terbukti menjadi penyelenggara ibadah haji yang terpercaya dan sudah berpengalaman. Semoga informasi setoran awal Haji Plus membantu Anda dalam merencanakan ibadah haji dengan lebih baik.
FAQ
Berapa besar setoran awal untuk Haji Plus?
Setoran awal Haji Plus berkisar USD 5.000–7.000 atau sekitar Rp75–110 juta, tergantung kurs rupiah terhadap dolar AS. Besaran ini ditetapkan oleh Kementerian Agama sebagai syarat mendapatkan nomor porsi Haji Plus.
Bagaimana cara membayar setoran awal Haji Plus?
Pembayaran setoran awal harus dilakukan melalui bank yang bekerja sama dengan Kementerian Agama. Setelah pembayaran, calon jamaah akan menerima nomor porsi haji, yang menandakan bahwa mereka telah terdaftar dalam antrean keberangkatan.
Apa saja yang termasuk dalam biaya Haji Plus?
Biaya Haji Plus mencakup akomodasi hotel berbintang, transportasi, konsumsi, layanan bimbingan ibadah, serta visa haji khusus. Namun, biaya tambahan seperti perlengkapan haji, vaksinasi, dan keperluan pribadi tidak termasuk dalam paket ini.
Berapa lama waktu tunggu keberangkatan Haji Plus?
Waktu tunggu Haji Plus biasanya sekitar 5–7 tahun, jauh lebih cepat dibandingkan Haji Reguler yang bisa mencapai 20–30 tahun. Namun, waktu tunggu ini bisa bervariasi tergantung kuota yang tersedia.
Bagaimana cara memastikan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) terpercaya?
Pastikan PIHK memiliki izin resmi dari Kementerian Agama RI, periksa rekam jejaknya, baca testimoni jamaah sebelumnya, dan hindari tawaran harga yang terlalu murah. Anda bisa mengecek daftar PIHK resmi melalui situs web Kemenag.